Akhlak untuk Tidak Mengolok-olok dan Mencela

Akhlak adalah budi pekerti yang dijunjung tinggi oleh Muslim. Karena hal itu gambaran visi mulia sejak Rasulullah SAW. diutus di muka bumi ini. Salah satu akhlak Nabi yakni tidak mengolok-olok dan mencela orang lain.

Sementara tolerance menjadi bagian penting dari akhlak untuk mengimplementasikan sikap moderasi Islam dalam kehidupan umat beragama. Hal ini sebagaimana sudah digambarkan dalam Q.S. al-Hujurat ayat 11.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِنْ قَوْمٍ عَسَىٰ أَنْ يَكُونُوا خَيْرًا مِنْهُمْ وَلَا نِسَاءٌ مِنْ نِسَاءٍ عَسَىٰ أَنْ يَكُنَّ خَيْرًا مِنْهُنَّ ۖ وَلَا تَلْمِزُوا أَنْفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوا بِالْأَلْقَابِ ۖ بِئْسَ الِاسْمُ الْفُسُوقُ بَعْدَ الْإِيمَانِ ۚ وَمَنْ لَمْ يَتُبْ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ

Selengkapnya baca disini:

Tafsir Surah Al-Hujurat 11-12; Akhlak untuk Tidak Mengolok-olok dan Mencela

Baca Juga: Perlunya Saling Menghargai Seperti Kisah Ini

Syahril Mubarok

Netflix dan Kopi Hitam

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.