Keutamaan dan Manfaat Shalawat Nabi

Ada beberapa sahabat yang mengomentari renungan subuh kemarin. “Ustaz jangan panjang-panjang ya….edisi pengantarnya…ditunggu nih keutamaan dan manfaat shalawat Nabinya…”. Ternyata ada juga ya yang penasaran? .he.. he. Supaya tidak penasaran, kita langsung mengupas keutamaan shalawat Nabi sebagaimana yang terdapat dalam kitab al-Shalatu ‘ala al-Nabi.. maaf bila tidak semuanya dikupas..

1. Memperoleh balasan shalawat dari Alllah SWT sepuluh kali (hal 132)

قال النبي صلى الله عليه وسلم: {مَنْ صَلَّى عَليَّ وَاحِدَةً صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ عَشْرًا}.

Nabi saw. bersabda, “Siapa yang membaca shalawat atasku satu kali, maka Allah akan bershalawat (memberikan rahmat) untuknya sepuluh kali.” (HR. Muslim).

2. Memperoleh balasan shalawat dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam (hal. 133)

عن أنس رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم ( من صلى علي بلغتني صلاته وصليت عليه, وكتب له سوى ذلك عشر حسنات) (رواه الطبراني في الأوسط)

“ Dari Anas RA, beliau berkata bahwa Rasulullah Sholllallahu ‘alaihi wa sallm bersabda: Siapa yang bersolawat kepadaku, solawatnya sampai kepadaku dan aku bersolawat kepadanya lalu dicatat untuknya sepuluh kebaikan.” (HR Thabrani dalam al-Awsath).

3. Memperoleh shalawat dari malaikat (hal 133-134)

عن عبد الله بن عمرو رضي الله عنهما قال: من صلى على النبي صلى الله عليه وسلم صلاة واحدة صلى الله عليه ونلائكته سبعين صلاة) قال المنذري : رواه أحمد بإسناد حسن

4. Diangkat derajatnya (hal. 134-135)

عن ابي طلحة الأنصاري رضي الله عنه قال: أصبح رسول الله صلى الله عليه وسلم يوماً طيب النفس يرى في وجهه البشر، قالوا: يا رسول الله أصبحت اليوم طيب النفس يرى في وجهك البشر؟ قال: (أجل، أتاني آت من ربي فقال: من صلى عليك من أمتك صلاة كتب الله له بها عشر حسنات، ومحا عنه عشر سيئات، ورفع له عشر درجات، ورد عليه مثلها

“Dari Abu Tholhah RA, beliau berkata: Pada suatu pagi Rasulullah tampak bahagia seperti terlihat dari kecerahan wajahnya. Para sahabat bertanya, “Ya Rasulullah, pagi ini Engkau tampak bahagia seperti terlihat dari kecerahan wajahmu.” Beliau bersabda, “Memang benar. Semalam aku ditemui oleh seorang utusan Tuhanku Yang Mahaagung. Dia berkata, ‘Barang siapa di antara umatmu yang bershalawat kepadamu sekali, maka Allah menuliskan baginya sepuluh kebaikan, menghapuskan dari dirinya sepuluh keburukan, meninggikannya sebanyak sepuluh derajat, dan mengembalikan kepadanya sepuluh derajat pula’.” (HR Ahmad).

5. Mendapat syafaat Nabi (hal. 141)

وما من عبد يصلي عليَّ إلا صلت عليه الملائكة ما دام يصلي عليَّ فليقلَّ العبد من ذلك أو يكثر

“Ketika seseorang bershalawat kepadaku, malaikat akan bershalawat kepadanya selama ia bershalawat kepadaku. Maka, seorang hamba mesti mengucapkan shalawat itu atau memperbanyaknya.” [HR Ahmad dan Ibnu Majah]

6. Menjadi manusia yang mulia pada hari kiamat (hal. 142).

عن أنس رضي الله عنه أن النبي صلى الله عليه وسلم قال : أَوْلَى النَّاسِ بِيْ يوم القيامة أَكْثَرُهُمْ عَلَيَّ صَلَاةً.

Sesungguhnya, manusia paling mulia di sisiku pada hari kiamat adalah yang paling banyak membaca shalawat kepadaku.” ( HR Tirmidziy).

Untuk Faidah shalawat Nabi memang hampir sama dengan keutamaan yang akan didapatkan dengan membaca shalawat nabi, namun dalam kitab al-Sholatu ‘ala al-Nabi ini dibuat fasal pembahasan tersendiri. Kita akan mengutipnya —meskipun tidak semuanya —yang mudah-mudahan bisa memberikan nilai tambah dan manfaat untuk para sahabat yang membaca.

1. Menjadi sebab dekatnya kita kepada Rasulullah Shollallahu ‘alaihi wa sallam (hal. 148-149)

أَكْثِرُوا عَلَىَّ مِنَ الصَّلاَةِ فِى كُلِّ يَوْمِ جُمُعَةٍ فَإِنَّ صَلاَةَ أُمَّتِى تُعْرَضُ عَلَىَّ فِى كُلِّ يَوْمِ جُمُعَةٍ ، فَمَنْ كَانَ أَكْثَرَهُمْ عَلَىَّ صَلاَةً كَانَ أَقْرَبَهُمْ مِنِّى مَنْزِلَةً

“Perbanyaklah bersholawat kepadaku pada hari Jumat, karena sesungguhnya sholawat umatku diperlihatkan kepadaku pada setiap hari Jumat. Siapa saja yang paling banyak sholawatnya, maka ia menjadi orang yang paling dekat kedudukanya dariku” (HR. Baihaqi).

2. Menghapuskan dosa dan membersihkan hati (hal. 151)

عن ابي هريرة رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : صلوا علي فإن الصلاة غلي زكاة لكم

“ Dari Abu Hurairah RA, beliau berkata: Rasulullah Shollallahu ‘alaihi wasallam bersabda: Bersolawatlah kepadaku, sesungguhnya sholawat itu bisa membersihkan dosa kalian ( dan membersihkan hati akibat dari perbuatan dosa)” (HR. Ibnu Abi Syaibah dan Abu Syaikh).

3. Sholawat menempati posisi seperti sedekah dalam hal pahala disaat kondisi sulit (hal. 153).

عن ابي سعيد الخدري رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم أنه قال: أيما رجل مسلم لم يكن عنده صدقة فليقل في دعائه اللهم صل على محمد عبدك ورسولك وصل على المؤمنين والمؤمنات والمسلمين والمسلمات فإنها زكاة

“Dari Abu Sai’id al-Khudri RA dari Nabi Shollallahu ‘alaihi wa sallam bahwasannya beliau bersabda: Seorang muslim yang tidak mampu bersedekah, maka hendaknya dia mengucapkan dalam doanya: Allohumma sholli ‘ala muhammadin ‘abdika wa rosulika wa sholli ‘ala al-mu’minin wa al-mu’minati wa al-muslimina wa al-muslimati, sesungguhnya kalimat ini baginya menjadi zakat —maksudnya mensucikan dosa dan kesalahannya sebagaimana disabdakan Rasulullah bahwa sedekah itu memadamkan/menghapuskan dosa sebagaimana air memadamkan api—. (HR. Ibnu Hibban).

Wallahu a’lam bi al-Shawab.
Semoga Bermanfaat.

Baca Juga: Shalawat Nabi, Sunnah Yang Kadang Terabaikan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.