Muslim Indonesia Menuju “New Normal”

Islamina.id  —  Setelah wabah pandemi COVID-19 ini berangsur hilang, negara-negara di dunia mencoba menerapkan situasi kehidupan yang baru. Di Indonesia juga akan menerapkan ini dengan istilah “New Normal”. Teruntuk Muslim Indonesia, ada berbagai hal yang dapat dijadikan pedoman dalam transisi aktifitas baru ini.

Sebelum pedoman-pedoman apa saja yang dapat kita terapkan dalam New Normal, kita perlu tahu apa definisi New Normal  itu ?. Kenapa harus mengaplikasikan New Normal ?. Lantas, apa masih berbahaya jika kita keluar rumah ?.

New Normal dicetuskan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Mengutip opini dr. Poonam Khetrapal Singh dalam website resmi WHO, bahwasanya beberapa negara anggota WHO bersiap untuk transisi dengan aman menuju “New Normal” di mana kehidupan sosial dan ekonomi dapat berfungsi di tengah penularan penyakit yang rendah.

Ia juga membagi tiga prioritas yang harus dijalankan ke depan yaitu mengontrol dan menekan penyebaran, memperkuat dan memelihara layanan kesehatan, dan saling mendukung untuk tetap aman, sehat dan baik.

Dalam agama Islam, para ulama terdahulu sudah mengonsep menjaga diri dalam rangka untuk tujuan kemaslahatan. Seperti konsep Maqāṣid as-Syarī’ah Imam Ghazali. Yaitu, menjaga agama, jiwa, akal, keturunan, serta harta benda.

Pedoman New Normal Muslim Indonesia

Mungkin di pikiran kita, adanya New Normal dapat memperburuk keadaan. Lalu apa kita takut untuk keluar rumah ?. Tenang, berikut beberapa pedoman agar kita tidak panik dalam situasi tersebut.

Tetap Menjaga Kesehatan

sumber foto: alamy.com

Islam sudah mengajarkan agar umatnya selalu menjaga kesehatan. Ada banyak sekali dalil Alquran dan al-Sunnah yang menyatakan pentingnya menjaga kesehatan atau pun implikasinya seperti kesucian dan kebersihan. Seperti Q.S. al-Mudaṡṡir ayat empat yang berbunyi:

وَثِيَابَكَ فَطَهِّرْ

“Dan pakaianmu bersihkanlah,”  [Q.S. al-Mudaṡṡir: 4]

Secara kontekstual, memahami ayat diatas memang sangat dianjurkan tetap menjaga kebersihan. Dengan menjaga kebersihan kita akan tetap sehat dan aman. Tetap selalu memakai masker ketika keluar rumah. Selalu jaga jarak aman antar individu, seperti ketika di Masjid dan tempat-tempat publik lainnya.

Nah, ini yang lebih penting. Yakni terapkan protokol kesehatan. Dan biasakanlah beberapa hal berikut untuk dilakukan:

  1. Jangan lupa biasakan mencuci tangan.
  2. Hindari menyentuh wajah.
  3. Etika batuk dan bersin dengan menutup mulut dan hidung dengan lengan atau tisu.
  4. Lakukan isolasi mandiri, jika merasa badan tidak enak.

Siapkan Finansial

sumber foto: freepik.com

Pandemi COVID-19 sangat mempengaruhi kondisi finansial. New Normal diharapkan mengembalikan keadaan yang dulu sulit karena pandemi, menuju keadaan yang baik. Diperlukan skenario finansial agar dapat mencukupi kebutuhan kita beberapa bulan ke depan dalam fase aktifitas yang baru.

Stay Care

sumber foto: detik.com

Banyak diantara saudara-saudara Muslim kita kehilangan aktivitasnya akibat pandemi COVID-19. Mereka kondisinya sangat terpuruk, mayoritas sebagai tulang punggung keluarga. Maka dari itu, sebagai umat Islam kita harus peduli terhadap sesama makhluk Allah. Berikan perhatian kita terhadap mereka. Memberi bantuan-bantuan supaya mereka ringan dalam menghadapi situasi terkini.

Syahril Mubarok

Netflix dan Kopi Hitam

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.