Nasehat Bagi Umat Islam: Kalau Sudah Divaksin, Jaga Prokes!

islamina.id — Pada hari Rabu, (13/1), Presiden Joko Widodo telah melaksanakan upaya vaksinasi COVID-19. Tidak hanya Presiden saja, beberapa unsur masyarakat atau influencer ikut dalam vaksinasi tersebut. Namun, persoalan tidak sampai ketika jarum suntik atau selesai divaksin, tetapi di protokol kesehatan (prokes).

Upaya pemerintah sangat bagus ketika Presiden Joko Widodo mengajak beberapa perwakilan dari unsur masyarakat. Ada yang dari perwakilan organisasi keagamaan, buruh, pedagang, dan anak muda. Dari anak muda, pemerintah memilih artis Raffi Ahmad.

Vaksinasi dibagi menjadi 3 sesi. Raffi Ahmad masuk dalam sesi pertama bersama Presiden Jokowi, dr. Daeng M. Faqih (Ketua IDI), Dr. H. Amiesyah Tambunan (Sekjen MUI), Panglima TNI, dan KAPOLRI. Vaksinasi berjalan lancar, tetapi persoalan tidak hanya sampai disitu.

Raffi Ahmad diketahui telah melakukan perkumpulan atau berkerumun dengan beberapa artis lain setelah menerima vaksin. Hal ini diketahui setelah postingan IG Story yang menampakkan Raffi berkerumun tanpa ada social distancing atau prokes. Oleh sebab itu, banyak publik merasa dikecewakan atas perilaku Raffi tersebut.

Raffi Ahmad beberapa jam setelah divaksin

Ada beberapa poin yang bisa kita ambil dari kejadian itu. Pertama, Raffi seharusnya memberikan contoh yang baik bagi followers-nya atau masyarakat. Jika sudah divaksin, minimal tidak melakukan kerumunan atau kumpulan. Kedua, umat Islam jika sudah divaksin, wajib menjaga tubuh dengan menerapkan protokol kesehatan.

Vaksinasi adalah bentuk ikhtiar kita kepada Allah Swt. Ikhtiar itu tidak hanya berdoa, namun juga melakukan upaya-upaya demi tercapainya tujuan, selama tidak melanggar syariat. Menjaga tubuh dari virus COVID-19 merupakan bentuk menerapkan maqāshid as-syarī’ah. ‘Ala kulli ẖāl, umat Islam harus terus menerapkan prokes.

Syahril Mubarok

Netflix dan Kopi Hitam

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.