Solusi Islam Menghadapi Resesi

islamina.id — Sejumlah negara sudah mengumumkan terjadinya resesi ekonomi. Negara-negara tersebut antara lain Korea Selatan, Jerman, Singapura, Italia, Prancis, hingga Amerika Serikat. Resesi ekonomi berdampak negatif bagi umat Islam khususnya di Indonesia. Bagaimana Islam mencari solusi untuk menghadapi resesi ekonomi yang mungkin akan terjadi?.

Sebelum mencari solusi, mungkin banyak juga yang belum tahu apa makna resesi itu?. Mengutip dari National Bureau of Economic Research, Resesi adalah penurunan aktivitas signifikan yang tersebar di seluruh perekonomian, yang berlangsung lama lebih dari beberapa bulan, terjadi dalam produksi industri, pekerjaan, nyata pendapatan, dan perdagangan grosir-eceran (Edward E. Leamer, 2008).

Intinya, resesi dapat diartikan sebagai berkurangnya penghasilan atau rezekinya berkurang. Hal ini yang ditakutkan oleh masyarakat Indonesia. Ketakutan pun dialami oleh umat Muslim yang ekonominya dibawah rata-rata akibat pandemi COVID-19 kini.

Bagaimana Islam mengatasi resesi ekonomi?, Apa yang perlu dilakukan oleh Muslimin dan Muslimat diterpa resesi?. Berikut beberapa solusi yang bisa kita lakukan!.

Solusi Islam Pertama: Tingkatkan Keimanan

Seorang Muslim pasti memiliki keimanan yang kuat. Allah memberi ujian kepada hamba agar iman dan takwa semakin meningkat. Kejadian resesi ekonomi membuat kita semakin ingat kepada Allah. Oleh karena itu, ibadah-ibadah seperti shalat wajib dan sunnah, puasa sunnah, membaca Alquran, always dzikir, dan rajin bershalawat kepada Nabi SAW. adalah hal yang sangat mudah dilakukan.

Solusi Kedua: Beramal Saleh

Secara teknis, amal saleh merupakan amal yang mudah dijalankan. Amal saleh adalah bekal kita untuk di akhirat kelak. Dalam konteks ekonomi, bisa kita aplikasikan untuk zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF). Empat amalan tersebut adalah identitas amalan orang Islam.

Kita juga harus membeli atau berbelanja ke warung tetangga atau pedagang kecil (UMKM). Kita niatkan untuk membantu roda perekonomian mereka. Dan tidak lupa memperhatikan assatidz (para guru) di pengajian atau pesantren yang betapa ikhlasnya mereka mengajarkan ilmu agama.

Solusi Ketiga: Saling Menasehati dan Selalu Bersabar

Solusi Islam yang ketiga yaitu saling memberi nasehat dan bersabar. Nasehat bisa kita mulai dari lingkungan keluarga sendiri. Kesabaran juga harus ditanamkan pada diri seorang Muslim.

Di sisi lain, pemerintah harus juga memfasilitasi atau membantu perekonomian umat. Dengan menggerakkan komunitas-komunitas Muslim untuk lebih mendorong jual beli kepada sesama umat Muslim. Insya Allah kebijakan tersebut akan menyelamatkan ekonomi Indonesia.

Syahril Mubarok

Netflix dan Kopi Hitam

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.