Perempuan, Ekstremisme, dan Terorisme

Kita tidak terkejut dengan berbagai berita mengenai bom bunuh diri yang hampir setiap hari terjadi di dunia Islam. Kita hanya merasakan kesedihan dan kepedihan mendalam atas jatuhnya para para korban, terutama anak-anak dan perempuan. Tetapi berita-berita tersebut mungkin akan lebih mendapatkan perhatian jika pelaku bom bunuh diri itu adalah perempuan.

Baca Selengkapnya

Melumpuhkan Teroris Berlebihan? Catatan untuk Munarman dan Refly Harun tentang Penyerangan Mabes Polri

Pasca penyerangan terhadap Markas Besar (Mabes) Polri yang dilakukan oleh pelaku yang masih belia berinisial ZA, banyak sekali bertaburan asumsi, hipotesis bahkan dalam kadar tertentu provokasi di tengah masyarakat. Opini mulai bertebaran dari rekayasa, settingan, konspirasi hingga pernyataan yang seolah ilmiah yang mengatakan ini bagian dari pelanggaran hak asasi manusia.

Baca Selengkapnya

Penutupan Media Radikal Sebagai Tindakan Preventif

Jika selama ini penanggulangan terorisme mengesankan penindakan melalui penangkapan sebagai ujung tombak, pola ini harus segera digeser dengan mendekati hulu masalah bukan hilir masalah yang bernama aksi terorisme. Penanggulangan terorisme harus bermuara pada pencegahan paham dan ideologi yang mendorong individu dan kelompok melakukan tindakan teror.

Baca Selengkapnya