Tips Mendekatkan Anak dengan Alquran

islamina.id — Tidak sedikit dari kita umat Islam mengerti pentingnya mendidik atau mendekatkan anak terhadap Islam. Anak merupakan anugerah tersendiri yang dimiliki oleh pasangan ayah dan ibu. Sebagai Muslim, kita wajib mendekatkan anak dengan pedoman hidupnya yakni Alquran.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, anak diartikan sebagai generasi kedua atau keturunan pertama. Sedangkan menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, pasal 1 ayat 1, anak adalah seseorang yang belum berusia 18 (delapan belas) tahun, termasuk anak yang masih dalam kandungan. Lalu menurut definisi WHO, batasan usia anak adalah sejak anak di dalam kandungan sampai usia 19 tahun.

Dalam pemahaman Islam, anak merupakan titipan Allah Swt kepada kedua orang tua, masyarakat, bangsa, dan negara, yang kelak akan memakmurkan dunia sebagai rahmatan lil ‘ālamīn dan sebagai pewaris ajaran Islam. Pemahaman ini mengandung makna bahwa setiap anak yang dilahirkan harus diakui, diyakini, dan diamankan sebagai implementasi amalan yang diterima oleh akan dari orang tua, masyarakat , bangsa dan negara.

Zaman sudah modern dan rentan banyak terjadi degradasi akhlak, membuat perhatian kita atas pentingnya mendidik anak dengan agama. Sejak kecil, wajib kita dekatkan anak dengan agama yaitu dimulai mengenalkan Alquran. Alquran sebagai pedoman yang kelak si anak ini tidak keluar dari jalan tidak diridhoi oleh Allah Swt.

Bagi anda yang mempunyai anak, jangan resah untuk memulai dari sekarang. Berikut, beberapa tips agar anak dekat dengan Alquran:

1. Kenalkan Alquran

Sejak usia dini, anak memiliki potensi tersembunyi. Usia dini merupakan usia keemasan atau golden age. Banyak konsep dan fakta yang ditemukan memberikan penjelasan periode keemasan pada masa usia dini, di mana semua potensi anak berkembang paling cepat.

Dari sini bisa kita katakan anak mampu berkembang dengan baik. Perkembangan anak harus kita manfaatkan dengan mengenalkan Alquran. Kemudian tanamkan cinta Alquran kepada anak.

2. Mencari Pengajian Alquran

Kesibukan orang tua juga membuat kendala bagi anak untuk mendalami Alquran. Tips kedua ini bisa menjadi alternatif anda untuk mengenalkan Alquran kepada anak yaitu dengan menitipkan anak untuk mengaji di lembaga pengajian Alquran atau sejenisnya.

Beberapa pengajian Alquran seperti Taman Pendidikan Alquran (TPQ) atau Rumah Quran banyak menawarkan metode pembelajaran Alquran. Metode-metode tersebut dirasa cukup efektif agar anak mampu membaca Alquran dengan makhraj dan tajwid yang sesuai dan menjadi bagian dari belajar Alquran.

3. Mushaf Alquran Khusus

Setelah anak dapat memiliki dasar mampu membaca ayat atau kalimat Alquran, berikan mereka mushaf Alquran. Mushaf Alquran ini akan menjadi bagian dari anak dan tanggung jawabnya. Saya sarankan berikan mushaf Alquran tipe ayat pojok.

4. Berikan Motivasi

Anak-anak memiliki semangat tersendiri. Semangat itu akan terus mereka jalani hingga dewasa. Untuk itu berikan motivasi-motivasi terkait fadhilah-fadhilah atau keutamaan Alquran.

5. Menghafal Alquran

Tips kelima ini merupakan hal yang spesial. Betapa bahagianya jika anda mempunyai anak yang hafidz Alquran. Untuk bisa menghafal Alquran, anak perlu membutuhkan lingkungan yang mendukung.

Lingkungan yang mendukung dengan suasana islami adalah pondok pesantren. Dengan menitipkan anak di pesantren khusus tahfidz (menghafal), anak akan dibimbing oleh Kiai atau pengasuh pesantren. Meminjam istilah ekonomi, ini adalah investasi terbesar anda!.

Syahril Mubarok

Netflix dan Kopi Hitam

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.