Riwayat Gelar Khalifatullah Sayyidin Panatagama

Pada tanggal 30 April 2015, Sultan Hamengkubuwono X menghapuskan gelar “Khalifatullah“. Penghapusan ini banyak dikomentari berbagai pihak dari internal kesultanan sampai diluar kesultanan. Namun, dalam tulisan ini akan mencari sejarah riwayat gelar Khalifatullah Sayyidin Panatagama.

Ketika Sultan Hamengkubuwono X mengeluarkan sabda raja, banyak yang tidak mengetahui maksud dan tujuan penghapusan gelar Khalifatullah. Isi dari sabda Raja sebagai berikut:

“Gusti Allah Gusti Agung Kuasa cipta paringana sira kabeh adiningsun sederek dalem sentolo dalem lan Abdi dalem.”

“Nampa welinge dhawuh Gusti Allah Gusti Agung Kuasa Cipta lan rama ningsun eyang eyang ingsun, para leluhur Mataram Wiwit waktu iki ingsun Nampa dhawuh kanugrahan Dhawuh Gusti Allah Gusti agung, Kuasa Cipta Asma kelenggahan Ingsun Ngarso Dalem Sampean Dalem Ingkang Sinuhun Sri Sultan Hamengku Bawono Ingkang Jumeneng Kasepuluh Surya Ning Mataram Senopati ing Ngalaga Langgenging Bawono langgeng ing tata Panatagama. Sabda Raja iki perlu dimengerteni diugemi lan ditindake yo mengkono.”

Artinya: “Allah, Tuhan yang Agung, Maha Pencipta, ketahuilah para adik-adik, saudara, keluarga di Keraton dan abdi dalem, saya menerima perintah dari Allah, ayah saya, nenek moyang saya dan para leluhur Mataram, mulai saat ini saya bernama Sampean Dalem Ingkang Sinuhun Sri Sultan Hamengkubawono Ingkang Jumeneng Kasepuluh Surya ning Mataram, Senopati ing Kalogo, Langenging Bawono Langgeng, Langgeng ing Toto Panotogomo. Sabda Raja ini perlu dimengerti, dihayati dan dilaksanakan seperti.”

Dari isi sabda Raja diatas, Sultan Hamengkubuwono X sudah menghilangkan gelar “Khalifatullah Sayyidin Panatagama“. Publik mengira sabda Raja tersebut bernuansa politis. Dikarenakan suksesi kepemimpinan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat selanjutnya.

Dalam riwayatnya, gelar ini belum disandang oleh raja-raja Mataram awal. Raja-raja Mataram memakai gelar Panembahan, Sunan, dan Sultan. Raja terbesar Mataram, yakni Sultan Agung, memakai gelar Sultan. Penyandangan ini disebabkan karena Pangeran Ratu atau Sultan Banten mendapatkan gelar dari Mekkah dengan nama Sultan ‘Abdul Mafakhir Mahmud Abdul Kadir.

Kemudian Raja-raja selanjutnya menyandang sebutan Sunan. Yaitu Amangkurat I hingga Amangkurat III. Barulah pada kepemimpinan Amangkurat IV (1719-1724), gelar Khalifatullah dipakai.

Denys Lombard dalam Nusa Jawa Silang Budaya Jilid 3, gelar Khalifatullah merupakan transformation of old concepts raja Jawa. Yang semula sebagai perwujudan dewa menjadi wakil Allah di dunia (Lombard, 1996).

Pada tahun 1755 M, pasca Perjanjian Giyanti yang memecah Mataram menjadi Kesultanan Yogyakarta dan Kasunanan Surakarta. Lantas gelar Khalifatullah dipakai kesultanan yang mana?. Gelar Khalifatullah digunakan oleh sultan-sultan Yogyakarta. Sedangkan raja-raja Surakarta menyematkan gelar Sunan.

Sebutan Khalifatullah adalah ‘setali tiga uang’ dengan gelar Ẓillullāh fi al-‘Alam atau Ẓillullāh fi al-Ardhi yang berarti bayang-bayang Tuhan di bumi, dan melekat pada gelar para Sultan di kerajaan Melayu-Islam sejak abad ke-14 (Milner, 1981). Rakyatnya pun meyakini bahwa Sultan sebagai wakil Tuhan di muka bumi yang patut dan wajib dipatuhi segala titahnya.

Penulis juga menemukan manuskrip pupuh Asmara Andana yang diposting sejarawan Ahmad Baso. Ia menjelaskan bahwa gelar “Khalifatullah” pernah dikritik Banten. Penggunaan gelar itu oleh Mataram sebagai alat justifikasi diri dan bersekongkol dengan Kompeni.

Di halaman pertama teks Syajarah Banten dari PNRI abad 18, sebutan Khalifatullah atau Khalifah ing Allah hanya tertuju khusus untuk Rasulullah SAW. Yang menyandang gelar ini selain Nabi wajib dilawan. Perlawanan pun datang dari Kaum santri saat itu. Inilah yang menjadikan Kiai Mojo mufaraqah dengan Pangeran Diponegoro.

Jadi, demikianlah riwayat ringkas gelar Khalifatullah Sayyidin Panatagama. Khalifatullah bukan karena harus dihilangkan dan dialihfungsikan. Tetapi menjadi entitas budaya Islam dengan lokal. Semangat membumikan Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

Syahril Mubarok

Netflix dan Kopi Hitam

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.